no copy

Friday, November 21, 2014

Penyearah Setengah Gelombang

Sekarang analisa rangkaian dioda dikembangkan dengan memasukkan fungsi waktu seperti gelombang sinus dan gelombang kotak. Rangkaian dioda paling sederhana dengan input berupa sinyal sinus ditunjukkan pada gambar 1. Untuk pembahasa awal ini, kita akan menggunakan model dioda ideal (tidak ada drop tegangan 0.7 V saat bias maju) agar analisa rangkaiannya menjadi lebih sederhana.

Prinsip Kerja Light Emitting Diode (LED)

Dioda, seperti divais semikonduktor yang lainnya, didisain berdasarkan prinsip dari fisika kuantum. Salah satu prinsip tersebut adalah emisi (pancaran) dari radiasi energi pada frekuensi tertentu ketika elektron jatuh dari level energi yang lebih tinggi ke level energi yang lebih rendah. Prinsip ini sama dengan lampu neon, karakteristik pancaran warna merah muda – oranye dari neon yang terionisasi akibat adanya elektron yang mengalami transisi energi di dalam rangkaian listriknya. Warna unik yang dipancarkan lampu neon diakibatkan gas neon yang ada di dalam tabung lampunya, bukan karena arus atau tegangan pada lampu tersebut. Setiap unsur kimia memiliki emisi energi radiasi yang berbeda-beda ketika elektronnya melompat diantara dua level energi yang berbeda. Misalkan gas hidrogen, memancarkan warna merah ketika terionisasi, sedangkan air raksa memancarkan warna biru. Inilah yang menyebabkan munculnya cabang ilmu spektografi yaitu ilmu yang mempelajari identifikasi suatu zat kimia berdasarkan warna cahaya yang dipancarkannya.

Thursday, October 30, 2014

Depleting Natural Resources

Tempat yang kita tinggali, Bumi, telah terbentuk sejak 4,54 miliar tahun yang lalu. Sementara, kehidupan yang kita ketahui selama ini, telah ada dari 4 miliar tahun lalu. Semua spesies, segala bentuk kehidupan di bumi saling melengkapi. Tidak ada yang tidak berguna, semuanya seimbang. Namun, manusia yang hanya berumur 200.000 tahun telah merubah wajah Bumi sedemikian rupa. 
Pada tahun 2050, seperempat dari spesies di bumi dapat terancam punah. Setiap tahun, 13 hektar hutan hilang. Spesies mati 1000 kali lebih cepat dari siklus alami. Setiap hari 5.000 orang meninggal karena meminum air kotor. Dan 1 miliar orang tidak memiliki akses air bersih. Entah apakah pemanfaatan yang berlebihan terhadap sumber daya alam atau sesuatu yang lain yang  menyebabkannya.
Manusia dapat berubah. Manusia harus berubah. Waktu kita sedikit. Makin banyak waktu yang terbuang, makin banyak yang akan hilang. Mulai dari diri sendiri, sadarlah akan keadaan lingkungan. Gunakan barang seefisien mungkin. 

Tumpang Tindih Manusia dan Satwa

  Peristiwa yang tidak diharapkan telah terjadi di Padang, Sumatera Barat. Seekor satwa langka Neofelis Nebulosa, atau biasa dikenal sebagai harimau dahan, dibunuh ketika memangsa ternak milik warga. Tahun 2008, IUCN mengk­la­sifikasikan spesies ini sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan, dengan ukuran populasi efektif total diperkirakan kurang dari 10.000 individu dewasa, dan tren populasi yang menurun. Di Sumatera sendiri, diketahui populasi harimau dahan hanya tersisa 400 ekor.
Inilah yang terjadi ketika habitat manusia dan satwa telah tumpang tindih. Manusia menggeser habitat asli satwa, sementara satwa tidak punya tempat lagi untuk menyingkir, dan makanan bagi satwa pun menipis. Sehingga tak dapat dipungkiri suatu ketika satwa dapat berkonfrontasi langsung dengan manusia, baik hanya untuk tempat tinggal ataupun mencari mangsa.
Laju deforestasi yang sedemikian cepat pun merupakan penyumbang besar atas tumpang tindih habitat ini. Bukan hanya untuk tempat tinggal, namun juga untuk keperluan industri. Dapat dilihat pada tahun 1985-2008 terjadi penyusutan hutan sekitar 50%.
Hal seperti ini dapat dikurangi jika masyarakat sadar akan pentingnya menjaga kelangsungan hidup bersama (manusia maupun satwa). Sebagai contoh, pemerintah mempunyai BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) yang bertanggung jawab mengawasi dan memantau peredaran tumbuhan dan satwa yang dilindungi di wilayahnya. Namun masyarakat yang tinggal di daerah rawan tidak mempersiapkan kedatangan satwa liar, sehingga ketika hal itu terjadi mereka panik dan sengaja/tidak sengaja membunuh satwa liar tersebut, dikarenakan kurangnya sosialisasi pihak terkait.

    Daftar Referensi:

Sunday, January 12, 2014

Diskriminasi (puisi "Cinta Terlarang Batman dan Robin")

Sudah tiga kali
Amir terbangun lepas tengah malam:
Pukul 2.00 dini hari
Diselimutinya istri
Ia cium keningnya.

Ia pun keluar kamar,
Duduk di sofa
Sendiri saja –
Gelap menyelimuti.

Rasa iba melecutnya –
Tangis tanpa suara
Membentur langit-langit
Berantakan jiwanya.

Enam bulan sudah ia berumah tangga
Tanpa gairah, tanpa bahagia.
Kepada ibunya dulu ketika sakit parah
Ia telah menyerah untuk menikah.

Dicobanya segala cara,
Ditempuhnya segala jalan,
Tetapi segalanya sia-sia.
Hidupnya bertambah celaka.

Ya Allah, apa gerangan salahku?
Mengapa raga pria yang Kau-anugerahkan padaku?
Namun hatiku sepenuhnya perempuan?
Lelah sudah aku memakai topeng.
Topeng lagi, topeng lagi…

Kasihan ibuku,
Kasihan istriku,
Kasihan aku,
Kasihan Bambang, kekasihku.

Sumber:

Seuntai Kisah




Hey, tangan siapa ini?
Tangan ini memeluk erat
Demikian erat, namun ringkih
Penuh pesan dan hangat

Aku ingin bersama mereka selamanya.

Hey, ini tangan siapa?
Tangan ini menggenggam kencang
Apa maksudnya?
Ah, yang benar saja.

Aku ingin bebas.

Hey, bukankah ini tangannya?
Tangan yang begitu ramah
Ramah dan lembut?
Mengapa sekarang kaku?

……..

Selamat tinggal
Akankah  datang waktu dimana
Kita akan berjumpa kembali
Membuat kenangan lagi
Banyak engkau ajarkan
Tantangan hidup yang keras
Hasil kerja yang manis
Dan ribuan tanpa pamrih
Yang buatku berjalan
Tanpa kenal lelah
Menghadapi hidup yang penat
Menghadapinya dan melewatinya

Terimakasih. Selamat Jalan wahai engkau yang telah mengasihiku.

Demokrasi


Demokrasi, seperti yang anda ketahui merupakan hal yang harus terdapat dalam sebuah pemerintahan. Jangankan hanya sebuah pemerintahan, didalam keluarga pun demokrasi merupakan sebuah hal yang wajib. Anda tahu apa definisi dari demokrasi? Ya, demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang semua warga negaranya memiliki hak setara dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Demokrasi mengizinkan warga negara berpartisipasi—baik secara langsung atau melalui perwakilan—dalam perumusan, pengembangan, dan pembuatan hukum. Demokrasi mencakup kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang memungkinkan adanya praktik kebebasan politik secara bebas dan setara. Intinya, partisipasi warga dalam suatu pemerintahan.
Pada gambar diatas, anda dapat menebak berapa umur dari si empunya tangan tersebut. Katakanlah sekitar 10, tidak lebih. Sudahkah anda menerapkan demokrasi dalam kehidupan anda, walaupun baru di lingkup keluarga anda?