no copy

Thursday, July 13, 2017

Tugas Soft Skill Teknologi Informasi & Multimedia




Review Jurnal



Amdi Ikhsan


AbstrakDC Chopper atau  konverter DC ke DC adalah sebuah rangkaian elektronika daya yang bekerja mengubah tegangan DC ke level tegangan DC yang diinginkan.
Jurnal ini berisi tentang pembuatan DC chopper tipe Buck converter yang digunakan sebagai power supply DC terpisah untuk inverter multilevel satu fasa tiga tingkat. Buck converter yang digunakan dapat menghasilkan tegangan variabel yang dapat diatur dengan menggunakan kontrol duty cycle untuk memenuhi kebutuhan inverter multilevel satu fasa tiga tingkat. Duty cycle dihasilkan melalui PWM (Pulse Width Modulation) dengan frekuensi konstan sebesar 2 kHz. Power supply DC terpisah ini dibuat dari tiga Buck converter yang terdiri dari tiga MOSFET sebagai komponen switching. Sinyal penyulut untuk MOSFET dihasilkan dan dikontrol oleh mikrokontroler AT89S51. Sistem ini merupakan sistem open loop dengan inverter multilevel satu fasa sebagai beban.
Hasil akhir dari DC chopper ini yaitu dapat menyuplai inverter multilevel dengan variasi duty cycle sebesar 20% - 65% untuk Buck converter tingkat satu dan tiga, dan 50% - 95% untuk Buck converter tingkat dua.

Kata kunci: buck converter, duty cycle, multi-level inverter, PWM, mikrokontroller


Friday, January 6, 2017

Tugas 4 Soft Skill Organisasi & Arsitektur Komputer

Nama : Amdi Ikhsan
NPM  : 10413780
Kelas  : 4IB03C
Dikerjakan untuk memenuhi tugas RHIYAN EDYAL, Skom., MMSI



Bentuk Perintah Dalam Bahasa Assembly




Bahasa assembly dikategorikan sebagai bahasa tingkat rendah (low level languange). Ini untuk menggambarkan kekhususannya sebagai bahasa yang berorientasi pada machine dependent. Bahasa assembly berbeda dengan bahasa mesin. Dia memiliki karakteristik yang membedakannya dengan  bahasa mesin, yaitu: 

1. Dalam penggunaan numeric operation code (opcodes) bahasa assembly menggantinya dengan mnemonic code

2. Memberikan kemudahan penulisannya dibandingkan dengan bahasa mesin 

3. Mendukung pelacakan kesalahan penulisan operation code

4. Bahasa assembly memberikan kemudahan dalam memodifikasi program karena menggunakan operand sebagai penamaan simbol yang biasa diasosiasikan sebagai data atau instruksi

5. Data yang dinyatakan bahasa assembly adalah dalam notasi desimal. Hal ini dilakukan untuk mencegah konversi secara manual dari konstanta ke dalam representasi internal mesin